Setelah dipastikan merekrut Pierre Njanka dan melepas Ronald Fagundez. Manajemen Persisam Samarinda secara mengejutkan melepas tiga pemain yang selama ini menjadi andalan di lini belakang.
Manajamen Persisam Putra Samarinda memecat tiga pemainnya akibat tindakan indisipliner. Keputusan ini merupakan buntut dari kekalahan yang dialami Persisam saat menjamu Sriwijaya FC dalam lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2011-12.
Komisaris Persisam Putra Samarinda, Harbiansyah Hanafiah di Samarinda, Senin, menyebutkan tiga pemain tersebut diantaranya M Robby, Djayusman Triasdi, dan Fandi Mochtar.
“Tiga pemain M Robby, Djayusman dan Fandi akan kami putuskan kontraknya sebelum berakhir, karena dari laporan dan bukti di lapangan mereka tidak disiplin dengan tangung jawabnya sebagai pemain profesional,” kata Harbiansyah.
Harbiansyah mengakui jika pemecatan mendadak itu adalah buntut dari hasil evaluasi keterpurukan Persisam di kancah Liga Super Indonesia musim 2011/2012.
“Menurut manajemen Persisam , ketiga pemain tersebut telah bersikap indisipliner serta dianggap merusak tim,” katanya.
Pak Haji–sapaan Habriansyah–menuturkan, dirinya mendapatkan banyak laporan mengenai kondisi di dalam tim. Salah satunya adalah yang menyebutkan ketiga pemain itu sering keluar malam.
Namun Harbiansyah mengaku tidak ingin menelan mentah-mentah laporan tersebut. Sebaliknya dia mengecek langsung kebenarannya. Dia meminta agar ketiga pemain itu menjalani cek fisik dan telah dilakukan Minggu, 22 April 2012. Hasilnya, VO2Max M Robby, Fandi Mochtar, dan Djayusman Triasdi jauh di bawah standar.
Meski demikian, keputusan managemen Persisam untuk memecat tiga pemain tersebut sepertinya belum final, karena beberapa petinggi Persisam masih menghendaki M Robby untuk dipertahankan.
“Kalau sangsinya tetap diberikan namun untuk Robby baru kami usulkan sangsi pemotongan gaji dan tidak dipecat,” papar Direktur Bisnis Persisam Yunus Nusi.
Robby yang pernah menjadi kapten tim Persisam VO2 Max-nya hanya 40. Sedangkan dua lainnya yakni Fandy dan Djayusman satu poin di bawah Robby. Hasil pemeriksaan itu menegaskan bahwa ketiganya tidak mampu menjaga fisik dan tak benar-benar serius menjalankan program latihan.
